Curhatan, KerjaanOctober 1, 2007 5:25 am

Ass.Wr.Wb.

Halo2 semuanya pa kabar??

Saya cuma mau bikin mempublikasikan gmn keberlangsungan proker pm ini kemaren-kemaren,

Jadi proker ini intinya adalah melanjutkan proker taun lalu yaitu mendirikan ekskul binaan di SMA 1. Nah nama ekskulnya sendiri FOREST dan intinya bergerak di bidang komputer.

Berhubung ekskulnya sudah berdiri, jadi tahun ini PM rencananya akan memberikan training tentang komputernya sendiri dan juga training keorganisasian untuk membekali ekskul yang masih baru tsb.

Training tentang komputernya rencananya akan berisi materi daspro, desain web, desain grafis, dan video editing (diurut berdasarkan waktu dan porsi terbesar).  Trainingnya Alhamdulillah sudah berjalan 2 kali untuk materi yang daspro (pengenalan bahasa pascal; tipe dasar, variabel, konstanta, dan percabangan di pascal).

Kegiatan trainingnya sendiri berlangsung di Lab Komputer di SMA 1 Dago. Pesertanya biasanya kurang lebih 10 orang dan Alhamdulillah pesertanya tidak menyusut dan terlihat antusias dalam 2 kali pertemuan tersebut. Dan dari HMIF sendiri yang kesana sayangnya baru dari PM sendiri. Instruktur dalam 2 kali pertemuan tersebut adalah Ghifar (IF05) dibantu kk2 asisten-asisten yg lain. Bentuk trainingnya sendiri adalah instruktur menyampaikan dan menjelaskan materi yang ada di slide, diselingi dengan contoh yang langsung dipraktekkan dengan live coding dan kemudian siswanya jg mempraktekkan di komputer masing-masing dengan dibantu kk2 asisten 1-1 sehingga lebih mudah dimengerti. Kemudian di akhir pertemuan diberikan tugas.

Sedangkan untuk training keorganisasiannya biasanya dalam pertemuan informal saat mereka sedang rapat internal dan materinya mungkin tentang softskill, bagaimana suatu organisasi ekskul di SMA biasanya berjalan, merekrut anggota baru bagaimana, dan bagaimana umumnya kegiatan yang dilakukan sebuah ekskul komputer . Namun untuk training keorganisasian masih belum dilaksanakan karena terkendala jadwal.

Kekurangan acara ini diantaranya : kurang publikasi ke massa HMIF(dengan blog ini sekalian publikasi), kurang sumber daya dikarenakan jadwal disana banyak bentrok dengan jadwal kuliah, kurang komputer (1 peserta belum 1 komputer).

Mungkin itu aja reportasenya, kemudian kami jg mengharap partisipasi  massa HMIF masih dibuka bagi yang ingin jadi instruktur atau asisten atau pembuat materi (khususnya web desain, desain grafis, dan video editing) kan lumayan bisa mejeng di SMA 1 ^_^, dan juga mungkin ada yang mau meminjamkan laptopnya ke sana.

Thx 4 ur attention

 Wass.Wr.Wb

Wiradeva Arif Kristawarman/13505053 (devon)

CurhatanSeptember 30, 2007 1:36 am

Hmm.. awalnya males dateng ke buka puasa bareng PM..
ah.. entar aja ah.. nelat.. ada kerjaan yang belom selese juga soalnya..

trus baru dateng jam 5.. eh, baru duduk bentar udah berasa suasana aneh..
berasa haru gitu.. jadi pengen nangis.. hmm apa yah, kayak kangen gitu ma suasana kayak gini..
sedih jadinya.. emoticon
belom lagi liat anak2 kecil dari panti asuhan.. tambah sedih..
soalnya akhir2 ini lagi dengan filosofi kalo kita tuh beruntung di banding orang lain.. eeh.. liat contoh langsung yaitu kita lebih beruntung dari anak2 itu.. iya nggak??

hmm. ya sudah. ntar malahan jadi blog curhatan.. langsung ke reportasenya saja.. he.. he..emoticon

karena aku baru dateng jam 5, jadi yah aku cerita dari apa yang aku ikuti saja..

ada tauziah dari kak Bobi Plano04.. buat anak2nya gitu.. tapi berguna juga kok buat kita2 yang dah mahasiswa.. trus ada film bertemakan ‘you can’.. sedih ni film emoticon.. tapi inspiring sekali..emoticon

acara dilanjutkan denga game buat adek2nya untuk menentukan yang mana yang lebih berperan, otak kiri atau kanan kah??.. hmm.. boleh.. boleh… oh iya.. yang diundang kecil-kecil amat.. banyak masih kelas satu.. lucuuu…emoticon

Evaluasi acara.. sebelumnya maaf kalo ada salah ngomong.. cuma mau menyampaikan apa yang aku anggap ‘melenceng’.. he.. he.. ^__^ (padahal nggak ikutan nyiapin).. kalo ada yang salah, tolong diklarifikasikan saja yah..

  1. Persiapan : publikasi ke angkatan atas aku anggap kurang.. sebaiknya publikasi di milist dilengkapi info-nya.. banyak lho yang mau ikutan n nanya ke aku.. tapi pada nggak tau harus daftar ke siapa.. acaranya dimana.. kalo mau bayar sumbangan ke siapa.. n aku juga nggak bisa jawab, karena aku sama nggak taunya,, info suatu acara: jam, tanggal, tempat, waktu, agenda acara..
  2. Makanan, alhamdulillah dah dateng tepat waktu.. perbaikan dari tahun lalu.. ^__^ great job emoticon..
  3. Ada dokumentasi tidak???
  4. Untuk MC.. tolong dipersopan kata2nya yah..(no offense emoticon)   soalnya kemaren tuh ada yang terkesan nyuruh tamu.. padahal tamunya anak 2004 yang jarang dateng ke acara2 kayak gini.. 2004 lho.. selisih 2 tahun.. lebih sopan yah.. yah, aku sih appreciate dia mau dateng.. tapi kalo dia dapet sesuatu yang tidak enak di hati kan jadi nggak enak juga.. at least kasih kesan baik supaya mau dateng lagi ke acara2 sosial seperti ini.. oke.. oke.. emoticontrus nada bicaranya juga jangan terlalu naik yah.. aku yang udah gede aja takut lho.. apalagi anak2nya ^__^
  5. bagus.. bagus.. panti asuhannya beda ma tahun lalu.. udah gitu dari yang jauh dari kota.. jadi lebih berasa aja.. buat merekanya n buat kitanya juga..

Hmm.. udah deh kayaknya.. maaf kalo ada salah kata.. cuma pengen kita sama2 lebih baik aja.. aku nggak mau nyimpen sendiri dengan alasan nggak enakan ke kalian.. yah, lebih baik kita intropeksi bareng2 yah.. masih banyak kurangnya juga pas aku yang ngejalanin divisi ini.. demi PM yang lebih baik..

Tambahan buat 2006.. Aku menganggap masih kurang sosialisasinya dengan angkatan 2004 ke atas.. buktikan kalo aku salah yah..

Makasih buat panitia udah nyiapin acara ini.. banyak manfaatnya.. acara PM tuh selain bikin orang lain seneng, yah bikin kita panitia juga seneng.. iya nggak?? so.. jangan lelah ya.. Tetap Semangat!!! emoticon

 

CurhatanJune 16, 2007 12:02 am

Hmm,, saya mengawali dengan satu pertanyaan “Untuk apa kita hidup?”(terkesan berat). Pertanyaan yang mendasar, tapi jangan salah loh, banyak orang yang bingung ataupun keliru untuk menjawab pertanyaan ini. Walaupun kebenaran dari pertanyaan ini relative, tetapi saya memiliki pemikiran sendiri yang mau saya share, sekaligus mengingatkan kepada diri saya sendiri dan teman-teman juga, diterima alhamdulillah, dibuang ke tong sampah juga tidak apa-apa.

 

Ok, pertama saya mau mentrace back awal kita semua dilahirkan, menurut teman-teman kenapa c kita yang dipilih untuk dilahirkan. Bayangkan saja diantara jutaan sperma yang berlomba-lomba untuk membuahi sel indung telur hanya satu yang menjadi pemenang, dan itu diri kita sendiri, how lucky we are. Sekali lagi kenapa kita yang dipilih, semua itu jelas punya tujuan.

 

Kita telah ditakdirkan Allah menjadi manusia, seorang khlifah bagi dirinya sendiri dan juga alam ini. Suatu amanah yang sangat berat, bahkan gunung sekalipun menolak ketika diminata Allah untuk dijadikan khalifah di bumi ini. Selain itu manusia juaga diciptakan untuk beribadah kepada Allah dan mencari ridho sang khalik tersebut. Dua point itulah yang mau saya angkat dalam tulisan saya ini.

 

Khalifah atau dalam bahasa Indonesia Pemimpin yaitu, dalam pengertian awam, orang yang bertanggung jawab terhadap hal-hal yang dipimpinnya, pengertian itu mengimplikasikan bahwa kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri dan lingkungan sekitar kita. Coba lihat diri kita masing-masing sudah seberapa baik diri kita dan sudah seberapa beres lingkungan sekitar kita. Banyak diantara kita hanya peduli pada dirinya sendiri dan kurang peduli dengan orang lain, sebagian mereka beralasan bahwa diri kita  sendiri saja belum beres sudah mau mengatur orang lain. Anggapan yang menurut saya salah, saya berpikir 2 hal (memperbaiki diri sendiri dan memperbaiki lingkungan sekitar) tersebut harus dilaksanakan secara parallel, klo menunggu untuk memperbaiki diri kita baru peduli terhadap orang lain, saya rasa kita tidak akan pernah punya kesempatan untuk peduli kepada orang lain. Ya pikirkan saja tidak ada parameter yang baku untuk mengukur kualitas seseorang, bisa saja orang yang sudah cukup berkualitas menganggap dirinya tidak berkualitas, selain itu kualitas seseorang itu bersifat fluktuatif, dengan alasan itu predikat baik diri kita tidak perlu dijadikan prasyarat untuk peduli dan berkontribusi terhadap orang lain. Pada dasarnya manusia memiliki keinginan untuk diperhatikan, untuk itulah kita tidak perlu ragu untuk sama-sama saling mengingatkan, apabila ini dilakukan sesuai dengan proporsinya akan tercipta suatu hubungan yang saling menguntungkan dan secara tidak langsung mengakrabkan hubungan interpersonal di dalam suatu komunitas.

 

“Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku”, dari ayat diatas jelaslah bahwa kita diciptakan hanya untuk beribadah kepada Tuhan. Konteks beribadah ini sangat luas, bukan hanya terskop dalam bentuk ibadah vertical saja, tetapi juga horizontal. Banyak orang yang terjebak dalam konteks berpikir bahwa yang namanya beribadah adalah ibadah yang berhubungan langsung dengan tuhan atau biasa disebut dengan ritual, bagi orang Islam contohnya solat, puasa, berzakat (sekuler). Ibadah tidak hanya itu saja, semua aktifitas yang kita lakukan memiliki nilai ibadah, menuntut ilmu, bersosialisasi, mengerjakan tugas, bahkan hal kecilpun seperti mandi ataupun tidur dapat memiliki nilai ibadah. Hanya satu hal yang menjadikan aktifitas kita memiliki nilai ibadah  yaitu niat, coba kita renungkan kembali apa yang menjadi niat kita ketika melakukan semua hal tersebut. Contoh, sebagai mahasiswa informatika,yang kehidupannya selalu dipenuhi dengan tubes, apa tujuan kita mengerjakan tugas-tugas tersebut? Sangat disayangkan apabila tujuan kita hanya nilai, ada hal lain yang jauh lebih berharga dari itu semua. Niat disini juga berpengaruh pada penyikapan kita terhadap hasil dari aktiftas yang kita lakukan, dengan niat yang berorientasikan hasil bisanya akan muncul sikap menyalahkan diri sendiri, merasa tidak mampu apabila hasil yang kita peroleh tidak sebanding dengan usaha yang kita lakukan dan sikap-sikap tersebut kemungkinan besar akan berujung pada keputusasaan. Berbeda apabila niat kita  adalah ibadah, dengan niat seperti itu kita memiliki anggapan bahwa semakin besar usaha yang kita lakukan semakin besar nilai ibadah yang kita terima, tetntu saja anggapan ini akan meningkatkan kinerja kita dalam melakukan aktifitas tersebut dan walaupun nantinya hasil yang kita peroleh tidak sesuai dengan harapan kita, kita tidak akan terjebak di dalam keputusasaan, karena nilai yang jauh lebih besar sudah kita dapatkan melalui proses kerja keras yang telah kita lakukan.

       

Jadi idealnya hidup ini harus diwarnai dengan berbenah diri dan berkontribusi, kemudian jangan lupa semua itu harus dilandasi dengan niat ikhlas untuk beribadah dan mengharap rido darinya.

 

CurhatanJune 15, 2007 7:27 am

Assalammualaikum Wr. Wb.

Salam,,

Pa kabar,,, lama tak jumpa,,, ^_^

Ada isu menarik nih yang harus dibahas, yaitu nasib teman-teman STEI 2006. Kaderisasi sudah lebih dari setengah jalan tapi masih banyak perdebatan tentang pelantikan STEI 2006 itu sendiri. Ada 3 opsi format scenario after kaderisasi. Yang pertama setelah kaderisasi STEI 2006,kita akan mengadakan LKO, katanya c materi yang disampaikan di kaderisasi 2006 hanya sedikit menyentuh ke HMIF-an, seperti bagaimana kultur himpunan, struktur organisasi dan lain-lain. Nah nantinya LKO tersebut akan ditutup dengan pelantikan. Opsi kedua setelah kaderisas akan diadakan pelantikan, setelah itu baru LKO. Yang ketiga setelah kaderisasi ada suatu acara “penembusan dosa” buat anak STEI yang tidak lulus kaderisasi, ya sampai sekarang konsep acaranya lom jelas, maksud diandakan acara itu ialah biar massa IF06 nya lebih banyak, soalnya yang boleh ikut LKO hanya yang lulus kaderisasi, tapi kasihan juga nih PSDA nya,harus bikin acara lagi L. ya udah deh biar lebih jelas nih kelebihan dan kekurangan masing-masing opsi, tanggepin ya, please,,,

 

1.   Opsi 1 yang lulus kaderisasi ikut LKO, dilantik dsitu

Kelebihan:

·     Kader mendapat proses kaderisasi yang utuh

·     2006 yang ikut kaderisasi dengan baik mendapat apresiasi

Kekurangan:

·        Proses perizinan LKO berkelit. ->tapi yang ini c bisa tipu2

2.   Opsi2

Kelebihan:

·     Abis kaderisasi status langsung anggota biasa, jadinya anak2 ini bisa langsung kita manfaatkan, hehe,,,

·     LKO ga ada tipu2.

Kekurangan:

·        Bingung ni LKOnya kaya gimana, bakal garing g ada pelantikan

·        Pesertanya pun dikhawatirkan sedikit, secara mereka sudah dilantik duluan

3.   Opsi 3

Kelebihan:

·     Yang jelas kuantitas anak-anaknya lebih banyak, soalnya yaitu ada acara penembusan dosa.

Kekurangan:

·        Kasiahan kan yang udah ikut cape2 dari awal, kya ga ada penghargaannya

·        Ga adil

·        Kasihan PSDA nya bikin acara baru

 

Ayo silahkan berkomentar,,,

Sebagai info tambahan sebenernya pada acara kaderisasi ada proses advokasi jadi yang g lulus kaderisasi masih punya kesempatan buat lu2s. Gitu aja deh brow,,, terima kasih,,,

 

Wassalam,,,

 

Halim G

Curhatan, KerjaanApril 30, 2007 10:31 am

Assalamu’alaikum

Jadi ceritanya gini, PM mau ngadain kegiatan kunjungan ke SD. Nah, untuk kunjungan ke SD kali ini kegiatannya terinspirasi dari ekskul yang diikuti kk saya waktu pertukaran pelajar di kampus internasional di Jepang yang bernama Jugemu club.

Nah clubnya itu kerjaannya ngadain kunjungan ke SD/TK yang ada di deket2 kampus. Kegiatan-kegiatan yang dilakuin waktu berkunjung diantaranya pengenalan kebudayaan tiap2 negara anggota ekskul(karena kampus internasional jadi mhsnya dari banyak negara) . Biasanya sih tiap negara cerita tentang negaranya, seperti makanan tradisional, pakaiannya(biasanya ada yang jadi model), keunikan negaranya, dan kebudayaan yang laen. Trus biasanya tiap negara itu memberikan persembahan berupa tarian negaranya. Trus habis itu biasanya ada game-game. Dan ada juga persembahan dari anak SD nya itu sendiri.

Nah, waktu denger cerita2 kk lewat imel kayanya seru banget, apalagi pas dikasih liat videonya waktu di sana, anak2 dari SD jepangnya lucu2 waktu ngasih persembahan.

Nah dari situ, saya berpikiran proker kunjungan ke SD nya HMIF bisa dibuat seperti di atas, mengingat anak2 HMIF sendiri berasal dari beberapa daerah. Jadi yang sebelumnya pengenalan kebudayaan tiap negara, diganti jadi tiap daerah.

Doh segitu dulu deh, udah diusir ama duktek, lanjut postingan berikutnya

Wassalam 

 

 

CurhatanApril 24, 2007 1:58 am

Dear Pmers,,,,

Akhirnya punya kesempatan juga untuk mengisi blog ini (ayo ikutan ngisis juga)

Senang sekaligus cemas itulah perasaan saya ketika terpilih untuk menjadi kadiv PM HMIF 2007/2008, senang karena saya diberi kesempatan leebih besar untuk berkontribusi terhadap orang lain dan cemas karena khawatir tdak dapat menjalankan amanah yang telah diberikan teman-teman dengan baik, apalagi saya menilai kepengurusan PM tahun lalu sangat baik. Menilik dari kemampuan saya pun sebenarnya saya tidak memiliki pengalaman sama sekali dalam kegiatan pengabdian terhadap masyarakat, walaupun begitu saya tetap memberanikan diri untuk mengemban amanah ini. Dengan bermodalkan hati dan sumber daya yang relatif sama dengan tahun lalu saya yakin PM 2007/2008 dapat memberikan yang terbaik, amin,,

Salah satu alasan mengapa saya masuk ke divisi ini, karena saya beranggapan bahwa di divisi inilah kita mendaptkan kesempatan lebih untuk melihat ke bawah. Hal ini sangat penting sebagai media refleksi diri kita sendiri, dengan melihat keadaan orang lain yang jauh dibawah kita, kita dapat menilai seberapa beruntungnya diri kita, dan dengan begitu kita akan terpacu untuk berbuat lebih baik. Kemudian saya berpikir alangkah lebih baiknya bila manfaat tersebut tidak hanya dirasakan anggota divisi PM, tetapi juga semua element HMIF.

Dalam kepengurusan yang baru ini saya ingin memosisikan divisi ini sebagai divisi yang memberikan pengaruh global tehadap masa HMIF. Strategi utamanya adalah pemanfaatan media informasi terutama mading. kenapa media informasi? karena hanya melalui itulah kita dapat berhubungan dengan luar, selain itu media informasi juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk opini publik. Bagaimana dengan proker? saya tidak mau muluk-muluk mengadakan acara PM baru yang wah, cukup dengan melanjutkan proker-proker tahun lalu yang sudah baik dan yang belum terlaksana dengan prasyarat cukup feasible untuk dilaksanakan. Satu lagi yang menjadi goal kepengurusan tahun ini adalah meningkatkan kualitas hubungan internal dikalangan anggota PM, caranya dengan lebih banyak melasanakan kegiatan-kegiatan internal yang insidental (nntn brg,mkn bareng,olh raga brg,forum santai,dll). Itulah sedikit gambaran dari saya mengenai kepengurusan PM tahun ini.

Terakhir,saya sangat berharap peran aktif teman-teman dalam kepengurusan mendatang,,

buat Ka Ami makasih buat masukannya,,

buat semuanya tetap semangat, kepengurusan baru berarti semangat baru,,

"Bekerjalah dengan hati"

"PM touch life,teach love"

 

CurhatanApril 19, 2007 1:23 pm

About PM
Banyak sih yang belum berhasil dicapai dikepengurusan kali ini.
Yang paling penting adalah dasar yang kuat untuk PM selanjutnya dan identitas PM itu

sendiri.
Semua itu tetep emang salah Ami sebagai ketua divisi..
Seringkali Ami punya pola pikir dimana memandang orang sama kayak diri sendiri.. Kalo Ami

berpikir bahwa sulit meluangkan waktu untuk rapat karena sibuk kuliah, maka tanpa sadar Ami

menganggap itu semua juga berlaku untuk orang lain, sampe-sampe sering nggak jadi kumpul,

karena Ami nggak tega ngeganggu 2005 dan 2004 PM yang Ami rasa sibuk..
Padahal nggak semuanya yang kayak gitu.. nggak semua orang susah ngebagi waktu kayak Ami…

Lanjut…
PM tu ada kegiatan IT Goes to School-nya..
Mungkin inilah yang jadi proker utama PM.. Sempet idle sih karena mau ganti kepengurusan…
Maunya sih dilanjutin… Mudah2an bisa terus sampe anak2 SMA nya bisa dilepas (emang

apaan???)..

Trus..
Pengen banget ada kunjungan ke SD kayak 2 tahun lalu.. seru banget.. Jadi pengen ngulangin

lagi.. Cuma karena sering kebentrok, jadi nggak diadakan deh tahun ini..
Maaf ya teman-teman..

Ada lagi cerita pas diajak kumpul sama PM KM ITB n himpunan-himpunan lain..
Di acara itu, Ami benyak ngedenger kegiatan-kegiatan sukses himpunan lain di bidang

pengabdian masyarakat.. Apalagi kegiatan mereka dapat dukungan penuh dari departemen masing

-masing, baik support maupun dana (kayaknya)..
Jadi iri n pengen ikutan juga.. Mudah2an tahun ini bisa bikin kegiatan yang kayak gini..

Di acara itu juga, Ami sadar kalo PM KM ITB kurang banget dukungannya dari massa ITB..
Kasian deh ngeliatnya.. Kayak kerja sendiri gitu.. Tapi mereka tetep gigih.. itu yang bisa

dijadikan bahan pelajaran buat kita semua.. Waktu itu tercetus ide, kenapa sih nggak

nyisipin 1 proker kecil di PM HMIF untuk ngebantu mereka..????
Waktu itu sih rencananya mau ikutan menyukseskan program kakak asuh mereka..
Oh iya, sekilas tentang program mereka..
Kakak asuh KM ITB itu kegiatan intinya membantu anak-anak karyawan ITB yang golongan bawah..
Sampe sekarang, mereka baru bisa membantu anak-anak karyawan SarPras ITB dan baru beberapa

orang.. Persisnya Ami lupa tuh..
Nah, kan bisa tu HMIF ngebantu memperluas jangkauan gerakan kakak asuh, 2-3 anak juga dah

membantu.. Mungkin anak-anak karyawan prodi.. yang golongan bawah tentu saja..
Tapi ada nggak ya????? ^_^

Hmmmm,, apalagi ya… Huaaaa… bingung aku mau ngomong apa…
Oh iya.. Masih utang ni buat ngadain kegiatan pelatihan UKM atau pelatihan buat guru..
Halim.. tolong teruskan ya.. He ^_^… Dibantu-dibantu…

Apalagi ya????…..
OOOO… Donor Darah 4 labtek…
Lumayan tu…
PM HMIF, walaupun baru, tapi bisa inisiasi hubungan n ngadain kegiatan bersama 4 himpunan

lainnya..
Walaupun skala kegiatannya kecil, tapi lumayan kan buat inisiasi..
Hubungan silaturahmi ini harus dijaga ya… Kalo bisa dipertahankan sampe kepengurusan

berikutnya n diperluas…
Baru PM doang lho yang punya kegiatan bareng yang PM dari 4 himpunan lain.. (narsis dikit..

boleh kan..).. divisi lain belum..

Sebenarnya banyak pemikiran Ami buat PM.. Cuma banyak yang nggak berhasil dikeluarkan..
Mudah-mudahan, lewat tulisan ini.. Sebagian pemikiran ami bisa dituangkan..
Sayang sih kalo nggak ada yang tau..
Buat kemajuan PM juga soalnya…

Sedikit curhat penutup..
Sedih sekaligus lega saat turun jadi DE HMIF..
Lega karena dah lepas tanggungan Ami sebagai ketua divisi..
Sedih karena bukan Ami lagi yang megang PM..
Jujur.. Ini divisi baru.. Udah gitu, Ami langsung diberi kepecayaan megang divisi ini..
Berasa kayak ‘anak’ sendiri..
Ngelepasin juga nggak rela.. Rasanya kayak mau teriak.. "Ini punya Ami.. Ami yang mendirikan

lho.. Jangan diambil ya"…
Tapi kok kayak anak-anak aja kalo mikir kayak gitu..
Ami percaya, anak-anak yang sekarang bisa ngebuat PM jadi lebih baik..
Udah saatnya menurunkan tanggung jawab ke kalian semua, PM 2005..
Harapan Ami, do all the best.. Buat PM jadi lebih baik..
Kegagalan Ami jadi ketua divisi yang baik tolong dijadikan pelajaran ya…
Halim.. Ami, bakalan selalu siap, Insya Allah, jadi tempat bertanya.. Ok… ^_^
Makasih buat all PM-ers kepengurusan 2006/2007 atas batuannya ya…
Means a lot..
Buat yang baru… Selamat datang di divisi kami.. Semoga tidak menyesal.. ha.. ha.. ha..
Ditunggu kontribusinya… Terima kasih juga mau membantu di divisi ini..

_For Better PM HMIF_
_For Better our HMIF_